Jelas Budi. Rupanya, untuk menduduki posisi-posisi itu, ada tarifnya. Dan harganya pun berbeda-beda, tergantung ‘kelas’ jabatannya.
tambahnya. Praktik seperti ini, meski sering jadi desas-desus, kini terbukti nyata adanya.
Setelah menjalani pemeriksaan awal di Polres Kudus, Sudewo akhirnya dibawa ke Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut. Kedatangannya di Gedung KPK pun terekam kamera, menjadi bukti visual awal dari sebuah drama korupsi yang merugikan rakyat kecil di tingkat desa.
Masyarakat pun menunggu. Mereka berharap kasus ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi pintu masuk untuk membersihkan praktik kotor serupa di daerah lain.
Artikel Terkait
TNI Buka Pendaftaran Taruna Akademi TNI 2026, Berikut Syarat dan Jadwalnya
PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Khusus Pelanggan 1 Fasa di Ramadan 2026
Alumni Agraria Sumbang Masukan untuk RUU Administrasi Pertanahan
Investor China dan Rekan Dianiaya Massa Saat Tinjau Calon Tambang Emas di Enrekang