Sebuah pesawat komando milik NORAD, komando pertahanan udara gabungan AS-Kanada, dalam perjalanan menuju Greenland. Rencananya, pesawat itu akan mendarat di pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah otonom Denmark tersebut. Menurut pengumuman resmi NORAD yang dirilis Senin lalu, kedatangan ini bagian dari aktivitas yang "telah direncanakan sejak lama."
Namun begitu, momen pengumuman ini menarik perhatian. Ia muncul di tengah memanasnya ketegangan politik, menyusul keinginan Presiden Donald Trump untuk menguasai Greenland. NORAD sendiri merupakan bentukan Amerika Serikat dan Kanada, khusus mengawasi dan menjaga keamanan wilayah udara.
Lalu, apa sebenarnya misi mereka di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik? NORAD tak merinci lebih jauh. Mereka hanya menyebutnya untuk tujuan "kerja sama pertahanan."
Artikel Terkait
Bappisus: Status Siaga 1 TNI Hanya Prosedur Rutin Jelang Lebaran
Warga Lempar Oli ke Toko Diduga Jual Tramadol, Polisi Selidiki
Reksa Dana Syariah Sucorinvest Tembus Rp16,96 Triliun, Diduga Dukung Tren Alokasi THR
Kepala Bappisus Pastikan Stok dan Harga BBM Aman, Fondasi Ekonomi Indonesia Kuat Hadapi Gejolak Global