Di Sela Agenda London, Menhut Raja Juli Antoni Tegaskan Komitmen Konservasi Indonesia

- Selasa, 20 Januari 2026 | 10:40 WIB
Di Sela Agenda London, Menhut Raja Juli Antoni Tegaskan Komitmen Konservasi Indonesia

Di tengah kesibukannya mendampingi Presiden di London, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyempatkan diri untuk sebuah pertemuan penting. Agenda utamanya: menegaskan komitmen Indonesia menjaga kekayaan alamnya di panggung dunia. Komitmen itu bukan sekadar wacana, melainkan diwujudkan lewat penguatan hutan adat, upaya serius melindungi satwa liar, dan pemberantasan kejahatan yang mengancam mereka.

Pernyataan tegas itu disampaikannya dalam sebuah Lunch Meeting dengan The Royal Foundation. Sebenarnya, kehadiran Menhut di ibu kota Inggris itu dalam rangka mendampingi Presiden Prabowo Subianto. Mereka menghadiri diskusi tentang konservasi gajah bersama King Charles III, yang dijadwalkan berlangsung beberapa hari kemudian.

Sebelum pertemuan makan siang itu, Raja Antoni sudah lebih dulu menyambut kedatangan Presiden Prabowo. Ia juga sempat mengikuti rapat terbatas secara daring bersama menteri-menteri lain yang ikut dalam kunjungan kerja tersebut.

Dalam pertemuannya dengan Tom Clements, Direktur Eksekutif The Royal Foundation, Raja Juli Antoni tak ragu menyebut Indonesia sebagai salah satu negara dengan biodiversitas paling kaya di planet ini. Karena itu, komitmen pada Global Biodiversity Framework dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Menurutnya, pilar utama strategi konservasi nasional justru terletak pada pengakuan hutan adat. Kebijakan ini bukan sekadar urusan lahan, tapi lebih pada pemberdayaan. Masyarakat adat dan komunitas lokal ditempatkan sebagai penjaga ekosistem yang paling memahami medan.

"Pengakuan hutan adat memberdayakan masyarakat adat dan komunitas lokal sebagai garda terdepan penjaga keanekaragaman hayati," katanya.

Ia lalu merinci kemajuan yang sudah dicapai. Target penetapan 1,4 juta hektare hutan adat, yang sempat diumumkan dalam sebuah pertemuan global di Rio de Janeiro, sedang berjalan. Progresnya cukup signifikan sepanjang tahun 2025.


Halaman:

Komentar