Lewat akun X-nya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru-baru ini menyuarakan kegelisahan yang dalam. Mantan Presiden RI itu merasa cemas. Dinamika geopolitik global beberapa bulan terakhir, menurut pengamatannya, mengarah pada sebuah titik yang mengkhawatirkan. Bahkan, ia menyebut kemungkinan munculnya "prahara besar" istilah yang ia gunakan untuk Perang Dunia Ketiga.
Pernyataan resminya itu dibagikan pada Selasa, 20 Januari 2026. SBY tak cuma berhenti pada kekhawatiran. Ia secara khusus meminta PBB untuk turun tangan, mengajak para pemimpin global agar segera mengambil langkah pencegahan.
Dalam unggahannya, SBY membuka dengan menceritakan latar belakangnya. Puluhan tahun ia mencermati dan mendalami seluk-beluk geopolitik dunia, perdamaian internasional, hingga sejarah peperangan.
Menurutnya, kemungkinan itu sangat nyata. Pola yang terlihat belakangan ini, bagi SBY, punya banyak kemiripan dengan situasi jelang dua perang dunia sebelumnya. Ada pemimpin-pemimpin kuat dengan ambisi militer, persekutuan negara yang saling berhadap-hadapan, dan perlombaan senjata yang masif. Geopolitik dunia, katanya, terasa benar-benar panas.
Artikel Terkait
Truk Terbalik di Jagorawi Diduga Akibat Aquaplaning
Empat Tahun InJourney: Dari Transformasi ke Kontribusi Nyata bagi Ekonomi dan Lingkungan
Mantan Wamenaker Akui Terima Rp 3 Miliar dalam Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
Keresahan SBY Soal Perang Dunia III Dapat Dukungan dari PKB