Hujan yang mengguyur Bekasi berhari-hari akhirnya memuncak menjadi banjir. Di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, genangan air masih terlihat di mana-mana. Dan di tengah situasi itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka datang meninjau langsung kondisi di lapangan.
Dari foto-foto yang beredar, terlihat Gibran turun ke lokasi yang masih digenangi air. Ia memakai sepatu boot hitam, bersiap mengarasi lumpur dan genangan. Tak cuma berdiri di pinggir, ia mendatangi titik-titik banjir dan juga menyambangi tempat warga mengungsi.
Di pengungsian, nada bicaranya tegas. Ia meminta semua pimpinan daerah di Bekasi untuk turun tangan, tidak hanya berkoordinasi dari balik meja.
"Bapak, Ibu ya, ini pimpinan-pimpinan yang di sini harus turun ke lokasi semua,"
ucap Gibran kepada jajaran Forkopimda dan pihak terkait yang hadir. Pesannya jelas: pendampingan bagi warga yang terdampak harus jadi prioritas utama. Menurutnya, kehadiran langsung para pemimpin di lokasi bencana sangat penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menguatkan semangat masyarakat.
Kunjungan itu sendiri berlangsung pada Senin (19/1/2026). Meski singkat, kehadiran Wapres memberi sinyal bahwa pemerintah pusat menyoroti persoalan banjir di Bekasi ini. Di sisi lain, perintah untuk turun ke lapangan itu sekaligus menjadi teguran halus agar aparat di daerah lebih gesit dan empatik dalam menangani musibah tahunan ini.
Artikel Terkait
MA Terbitkan Pedoman Pidana Non Penjara untuk Atasi Kepadatan Lapas
Tim Cook Mundur dari CEO Apple, John Ternus Siap Gantikan Posisi
Ketua MPR Terkesan dengan Pembangunan Gedung MPR di IKN, Prediksi Rampung 2028
Komandan IRGC Tolak Jalur Diplomasi dengan AS, Tegaskan Siap Balas Ancaman