Dan memang, suasana kekeluargaan itu makin terasa dengan hadirnya sederet nama besar lainnya. Lihat saja daftar tamunya.
Ada Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, lalu Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Menlu Sugiono. Meutya Hafid dari Kominfo juga datang, begitu pula Mendagri Tito Karnavian. Nusron Wahid, Saifullah Yusuf, dan Erick Thohir turut memadati gedung.
Tak ketinggalan, Brian Yuliarto dari Pendidikan hadir. Dari lingkungan istana, Wamensesneg Eko Suhariyanto dan Juri Ardiantoro juga terlihat.
Deretan nama lain masih panjang. Luhut Binsar Pandjaitan hadir dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir memberi kehormatan. Kemudian dari legislatif, Ketua DPD Sultan Najamudin menyempatkan diri.
Acara yang sederhana secara prosesi, namun penuh makna secara politis dan tentu saja, humanis. Di balik kesibukan mengurus negara, ternyata ada ruang untuk air mata dan kebahagiaan personal yang tulus. Sebuah pemandangan yang cukup langka, dan mungkin justru karena itulah momennya terasa begitu autentik.
Artikel Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1,2 Kilometer
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan Ormas Islam Bahas Persiapan Lebaran dan Geopolitik
Sembilan Kementerian Sepakati Kerja Sama Tangani Kesehatan Jiwa Anak
PDIP Jatim Undang 500 Anak Yatim dan Salurkan 360 Ribu Paket Sembako