Tak berhenti di situ, Farhan kemudian mengejar Commercial Pilot License (CPL). Ia juga melengkapi diri dengan sertifikasi Instrument Rating dan Multi Engine Rating di Indonesia Civil Pilot Academy. Pendidikan intensif itu ditempuhnya dalam kurang dari setahun, dari akhir 2019 hingga Oktober 2020. Bekal itulah yang membawanya menjadi pilot profesional.
Untuk memantapkan persiapan masuk maskapai, ia pun mengambil program ATPL Ground School di Bali International Flight Academy di awal tahun 2021.
Kini, nasib pesawat dengan registrasi PK-THT itu masih dalam penyelidikan. KNKT telah menyatakan bahwa pesawat diduga keras menabrak lereng gunung setelah hilang kontak jelang pendaratan di Bandara Sultan Hasanuddin. Seluruh penumpang dan kru, termasuk Farhan Gunawan, masih dalam pencarian.
Artikel Terkait
Warga Temukan Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat di Tebing 200 Meter
Kusir Delman Raup Untung di Tengah Banjir Kelapa Gading
Jakarta Tenggelam: 45 RT dan 21 Ruas Jalan Masih Terendam Banjir
Air Setinggi Leher, Warga Tirto Pekalongan Terpaksa Tinggalkan Rumah