Petugas gabungan dari kepolisian dan Polisi Militer terlihat sibuk mengatur arus. Mereka mengarahkan mobil dan motor untuk tetap berada di lajur kanan. Alasannya jelas: ketinggian air di depan Balai Samudera, tepatnya yang mengarah ke Sunter, masih sekitar 30 centimeter. Cukup untuk merendam knalpot kebanyakan mobil.
Namun begitu, beberapa pengendara roda empat terlihat nekat. Mereka memacu kendaraannya menerobos genangan, menyemburkan riak air ke samping. Tak ketinggalan, sejumlah motor juga memilih jalan tergenang itu, seolah mengabaikan arahan petugas yang berdiri tak jauh dari sana.
Meski ada kejadian nekat itu, arus lalu lintas secara keseluruhan terpantau cukup lancar. Tidak ada kemacetan yang berarti atau antrean panjang di kedua arah. Situasinya tetap terkendali, setidaknya untuk saat ini.
Artikel Terkait
Masalah Mesin Dikenali Sebelum ATR 42 Jatuh di Bulusaraung
Prabowo Buka Diplomasi 2026 dengan Lawatan Intens ke Inggris dan Swiss
Kapolda dan Anggota DPR Turun Langsung Jenguk Nenek Korban Keroyok Penambang Ilegal
Menteri Agama Usulkan Cabang Al-Azhar di Indonesia untuk Mahasiswa Asia Tenggara