Di sisi lain, ada suara lain dari warga, Hafiz Fauzani. Ia melihat persoalannya lebih jauh lagi, bukan sekadar soal mengeruk dan meluruskan aliran. Menurut Hafiz, ekosistem sungai yang rusak perlu dipulihkan.
"Saya berpandangan bahwa penanganan banjir tidak seharusnya hanya mengandalkan normalisasi sungai," katanya.
Ia lantas menjelaskan, "Restorasi sungai perlu diperkuat sebagai pendekatan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan."
Baginya, solusi jangka panjang terletak pada mengembalikan fungsi alamiah sungai. Itu berarti memperhatikan dataran banjir, vegetasi di bantarannya, dan menciptakan aliran air yang seimbang. Dengan begitu, sungai punya ruang untuk bernapas, menahan dan memperlambat laju air saat hujan deras tiba. Ia juga berharap ada ajakan yang lebih gencar dari pemerintah untuk mengajak warga menjaga sungai, mengingat kerusakan di daerah aliran sungai (DAS) yang sudah terjadi.
Artikel Terkait
Ustaz Dasad Latif Soroti Kisah Abdurrahman bin Auf: Sedekahkan 700 Unta demi Akhirat
Fraksi PAN Bagikan Ribuan Paket Sembako dan Fasilitasi Mudik untuk Pekerja DPR
Bayi 1,4 Tahun Tewas, Dua Luka Bakar dalam Kebakaran Tiga Rumah Kontrakan di Bogor
Jadwal Imsak dan Sholat 16 Ramadhan 1447 H untuk Wilayah WIB