Ammar Zoni Akui Jadi Gudang Sabu, Tapi Pengakuan di BAP Berbeda di Sidang

- Jumat, 16 Januari 2026 | 06:10 WIB
Ammar Zoni Akui Jadi Gudang Sabu, Tapi Pengakuan di BAP Berbeda di Sidang

Ceritanya berlanjut. Setelah Rivaldi mengantar paket itu, ia memecahnya menjadi beberapa bungkusan. "Dan kemudian Saudara Muhammad Rivaldi memecah paket tersebut menjadi 50 gram. Dan 50 gram satu paket lima berisi 50 gram itu dibawa oleh Muhammad Rivaldi dan tidak lama kemudian Saudara Muhammad Andi Mualim datang ke kamar saya dan saya pun memberikan narkotika tersebut kepada Saudara Muhammad Andi."

Setelah pembacaan, jaksa pun menegaskan. Ia bertanya langsung kepada Mario, si penyidik, tentang keaslian pernyataan itu.

"Apakah itu ketikan atau karangan dari Saudara penyidik ini atau ini yang keluar dari mulutnya Terdakwa?" tanya jaksa mencermati.

Mario tak ragu menjawab. "Itu yang keluar dari mulut Terdakwa, Ibu."

Jawaban singkat itu, tentu saja, punya bobot yang berat. Ia menegaskan bahwa pengakuan itu datang langsung dari mulut Ammar Zoni, bukan rekayasa atau karangan dari penyidik. Tapi, ya, pertanyaan besar tetap menggantung: mengapa di sidang ia bersikap lain?


Halaman:

Komentar