Ditanya soal pergerakan pasukan ini, Kedutaan Besar AS di Qatar memilih tutup mulut. Mereka menolak berkomentar.
Ini bukan pertama kalinya Al Udeid jadi sorotan. Ingat saja bulan Juni lalu, Iran pernah menargetkan pangkalan ini. Serangan itu disebut-sebut sebagai balasan atas serangan AS sebelumnya ke fasilitas nuklir Iran.
Ali Shamkhani, penasihat senior Ayatollah Ali Khamenei, waktu itu punya pesan keras untuk Presiden AS Donald Trump.
Serangan ke pangkalan kami, katanya, sudah membuktikan "kemauan dan kemampuan Iran untuk menanggapi serangan apa pun".
Menariknya, di tengah situasi pelik itu, Doha justru bisa memainkan peran. Mereka memanfaatkan momen serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayahnya untuk mendorong gencatan senjata antara Washington dan Teheran. Dan cukup cepat realisasinya.
Artikel Terkait
Trump dan Netanyahu Klaim Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Korban Jiwa Capai Ratusan
Trump Klaim Khamenei dan Sejumlah Pimpinan Senior Iran Tewas dalam Serangan Udara
PBB Gelar Rapat Darurat Usai Serangan AS-Israel ke Iran, Guterres Peringatkan Risiko Konflik Luas
Razia Gabungan di Bogor Amankan 124 Botol Miras Selama Ramadan