"Jarang hewan itu di sini, karena langka jadi direkam warga. Karena biasakan lumba-lumba di laut lepas bukan di sini," jelas Wan Faisal lagi, menegaskan keunikan peristiwa tersebut.
Di sisi lain, otoritas terkait sudah mengambil langkah. Farid Ali Harahap dari UPT Balai Besar KSDA Tanjung Balai mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berkoordinasi soal kemunculan hewan yang diduga lumba-lumba putih itu.
"Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, peristiwa itu terjadi sejak Sabtu," jelas Farid.
Ia menambahkan, petugas telah bergerak pada hari Minggu untuk melakukan penelusuran. Sayangnya, upaya itu tak membuahkan hasil. Hewan misterius itu sudah tak terlihat lagi.
Artikel Terkait
Blokade AS di Selat Hormuz Picu Ketegangan Global, Sekutu Eropa Ambil Jarak
KPK Sita Enam Barang Milik Saksi Kasus Bea Cukai, Diduga Pemberian Tersangka
FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Berkembang Indonesia, Proyeksi ADB Optimistis
Menteri Haji Tegaskan Pemberangkatan Tetap Tepat Waktu, Biaya Avtur Ditanggung Negara