Suasana di Gang Jati, Sawangan, Depok, sempat memanas Minggu sore kemarin. Keributan pecah antara suporter dua klub sepak bola ibukota, Persija dan Persib. Untungnya, situasi kini sudah kembali kondusif.
Menurut AKP Made Budi dari Humas Polres Metro Depok, semua ini berawal sekitar pukul lima sore. Sekelompok suporter, sekitar 50 orang, sedang asyik nobar di sebuah kafe di Jalan Jati. Mereka adalah pendukung Persija yang tergabung dalam The Jak Sawangan.
“Kronologisnya, Suporter The Jak Sawangan mengadakan nonton bareng di Cafe Teras Singgah Jalan Jati, Sawangan Baru, Sawangan, Kota Depok dengan jumlah massa sekitar 50 orang,” jelas Made.
Nobar berjalan lancar, sampai suatu gol tercipta. Nah, di sinilah masalah mulai muncul. Tak lama setelah gol Persib, bunyi petasan tiba-tiba memecah suasana.
Rasa penasaran atau mungkin curiga membuat beberapa perwakilan The Jak mendatangi sumber suara itu. Ternyata benar, yang menyalakan petasan adalah sekelompok pendukung Persib.
“Pada saat Persib unggul terdengar suara petasan, kemudian sumber suara tersebut didatangi oleh perwakilan suporter The Jak. Diketahui bahwa yang menyalakan petasan merupakan pendukung Persib,” ucapnya.
Ketegangan pun tak terhindarkan. Adu mulut dan kericuhan kecil sempat terjadi. Berkat campur tangan petugas Binmas dan Ketua RW setempat, suasana berhasil diredam untuk sementara.
Artikel Terkait
Kombes Rita Wulandari Pimpin Satuan Baru Polda Metro Jaya untuk Lindungi Perempuan dan Anak
Gus Ipul Buka Suara: Inisiatif Sekolah Rakyat Berawal dari Ide Prabowo
Kejutan Empat Novel untuk Prabowo di Tengah Peresmian 166 Sekolah Rakyat
Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat, Sapa Siswa hingga Cek Makan Bergizi