Sehari sebelum peluncuran, Henky dari Koordinator Media Pintar Perjuangan (MPP) sudah memberi isyarat. Ia menekankan bahwa maskot ini bukan cuma simbol mati.
"Maskot banteng bukan hanya simbol. Ia adalah energi. Energi yang tumbuh dari rakyat, untuk rakyat, nama maskot akan diumumkan besok saat perayaan HUT ke-53 PDIP,"
kata Henky dalam keterangannya, Jumat (9/1).
Lebih jauh, Henky mengungkapkan bahwa semangat di balik Barata adalah semangat gotong royong. Kolaborasi antar berbagai elemen masyarakat, katanya, bisa melahirkan inovasi baru untuk menjawab tantangan yang ada. Gerakan yang diusung lewat maskot ini juga sifatnya terbuka, untuk siapa saja tanpa pandang bulu.
Jadi, Barata bukan sekadar gambar banteng baru. Ia dihadirkan sebagai pengejawantahan semangat dan narasi perjuangan partai, yang kini punya wajah dan nama untuk dikenang.
Artikel Terkait
AS Desak Warganya Segera Tinggalkan Venezuela Usai Penangkapan Maduro
Indonesia Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kedaulatan Somalia di Hadapan OKI
Tito Karnavian Tinjau Sawah Terdampak Bencana, Janjikan Revitalisasi dan Bantuan Langsung
Ajudan Netanyahu Ditahan, Terkait Upaya Gagalkan Penyidikan Bocornya Dokumen Rahasia