Polwan Polsek Parung Pertemukan Ayup, Anak Hilang, dengan Keluarga di Bogor

- Sabtu, 15 November 2025 | 10:40 WIB
Polwan Polsek Parung Pertemukan Ayup, Anak Hilang, dengan Keluarga di Bogor
Kisah Haru: Polwan Polsek Parung Bantu Pertemukan Ayup dengan Keluarga - Polres Bogor

Kisah Haru Polwan Polsek Parung Bantu Anak Hilang Kembali ke Pelukan Orang Tua

Sebuah laporan mengenai anak hilang bernama Ayup diterima oleh anggota Polsek Parung, yang berada di bawah naungan Polres Bogor. Dalam peristiwa yang mengharukan ini, seorang Polwan dengan penuh kasih sayang merawat anak tersebut hingga akhirnya dapat bertemu dengan keluarganya.

Laporan mengenai Ayup yang hilang pertama kali masuk pada hari Kamis. Saat ditemukan, anak malang itu tidak mampu mengingat alamat rumahnya dengan jelas dan terus mengungkapkan kerinduannya yang mendalam terhadap sang Ayah dan Ibu.

Upaya pertama yang dilakukan oleh pihak kepolisian adalah dengan mengumumkan penemuan anak hilang ini kepada publik. Sayangnya, hingga larut malam pada hari itu, belum ada satu pun orang tua atau sanak keluarga yang datang memberikan informasi atau mengklaim anak tersebut.

Karena situasi ini, Ayup kemudian dibawa untuk menginap di kediaman salah satu keluarga anggota Polsek Parung. Keesokan harinya, pada hari Jumat, Ayup dibawa kembali ke kantor polsek untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Dalam sebuah dokumentasi video, terlihat jelas keakraban antara Ayup dan seorang Polwan bernama Bripka Ririn. Kondisi Ayup terlihat sehat dan merasa nyaman berada di dekat Ririn, yang kala itu sedang merekam video untuk keperluan informasi pencarian keluarganya.

Perasaan rindu Ayup terungkap melalui ucapannya, "Kangen Mama sama Abi," katanya kepada Bripka Ririn. Meski sempat ditanya mengenai alamat tempat tinggalnya, Ayup tidak dapat memberikan jawaban yang jelas. Namun, dia menyebutkan bahwa nama ibunya adalah Bulan dan nama ayahnya adalah Dedi.

Momen Haru Pertemuan Kembali Ayup dan Keluarganya

Pada hari Jumat sore, sekitar pukul 15.30 WIB, akhirnya muncul titik terang. Polsek Parung mendapatkan informasi yang menyatakan bahwa Ayup berasal dari Pondok Pesantren Darul Ulum Wad Da'wah yang berlokasi di Tajurhalang. Tanpa menunggu lama, sebuah tim yang terdiri dari Aipda Kustiono, Bripka Ririn, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) segera mengantarkan Ayup pulang.

Sesampainya di pondok pesantren, momen haru pun tercipta. Ayup langsung berlari dengan penuh semangat untuk menemui para pengajarnya. Tidak berhenti di situ, dia kembali berlari dan memeluk erat sang ayah, Dedi, yang telah menantinya.

Dedi, selaku ayah dari Ayup, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak kepolisian yang telah mengantarkan anaknya pulang dengan selamat. Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh anggota Polsek Parung ini merupakan sebuah contoh teladan yang sangat baik bagi masyarakat.

"Ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya saya sampaikan kepada bapak dan ibu dari kepolisian serta para pekerja sosial masyarakat yang telah mengantarkan anak saya. Alhamdulillah, kini dia telah kembali ke pangkuan saya," ungkap Dedi dengan penuh haru.

Dia juga berharap, "Semoga peristiwa ini dapat menjadi pelajaran dan contoh positif bagi masyarakat luas, sehingga tidak ada lagi prasangka buruk terhadap institusi kepolisian dalam menangani kasus-kasus sosial seperti ini."

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar