Suasana di Iran masih tegang. Aksi protes yang sudah berlangsung dua minggu lebih tak kunjung reda, malah makin meluas ke berbagai wilayah. Awalnya, unjuk rasa ini cuma menyoal harga-harga yang melambung tinggi. Tapi sekarang, tuntutannya sudah berubah jadi politis para demonstran terang-terangan menuntut perubahan rezim.
Menurut sejumlah saksi, situasi malam kemarin kembali memanas. Garda Revolusi Iran (IRGC) dikerahkan ke sejumlah titik. Seorang saksi dari Iran barat, yang enggan disebut namanya karena alasan keamanan, bercerita lewat telepon bahwa pasukan IRGC sampai melepaskan tembakan di daerah tempatnya berada.
Di sisi lain, media pemerintah melaporkan sebuah gedung balai kota di Karaj, tak jauh dari Teheran, dibakar. Mereka dengan cepat menyalahkan "para perusuh" atas insiden itu. Siaran televisi nasional juga menayangkan rekaman pemakaman sejumlah anggota pasukan keamanan. Mereka disebut gugur dalam kerusuhan di Shiraz, Qom, dan Hamedan.
Artikel Terkait
144 Calon Haji Tanjungpinang Bersiap Berangkat ke Batam 21 April
Gadis Lampung Menyamar Jadi Pria untuk Nikahi Pacar di Sinjai, Gagal Gara-gara Mahar Rp 250 Juta
Menteri HAM Bantah Klaim Demokrasi Memburuk di Era Prabowo
Mangkunegaran Run 2026 Sertifikasi Internasional, Suntikkan Dampak Ekonomi Rp40 Miliar ke Solo