Sabtu lalu, suasana di DoubleTree by Hilton Jakarta, Bintaro, tampak berbeda. Bukan acara bisnis biasa yang berlangsung, melainkan sebuah kajian spiritual yang mengundang ratusan orang. Madarif Institute kembali menggelar agenda tahunannya, kali ini dengan tajuk yang cukup menggugah: "Di Kala Langit Menyembuhkan Luka."
Ruang seminar itu dipadati sekitar 800 peserta. Mereka datang untuk menyelami sisi lain dari peristiwa agung Isra Mikraj, bukan sekadar narasi perjalanan, tapi sebagai sumber penyembuhan luka batin.
Di sisi lain, Ustaz Arifin Nugroho, selaku Direktur Madarif Institute, langsung menerangkan inti acara. Menurutnya, setiap tahap dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Makkah, singgah di Baitul Maqdis, hingga melintasi lapisan langit menyimpan petunjuk praktis untuk bangkit dari kesedihan.
Ia menambahkan, rasa sakit dan luka adalah bagian dari hidup yang tak terelakkan. Bahkan Rasulullah pun mengalaminya. Namun begitu, yang terpenting adalah bagaimana kita meresponsnya.
Artikel Terkait
China Bantah Keras Laporan AS Soal Pengiriman Senjata ke Iran
Warga China Tewas Terseret Ombak di Pantai Cibobos Pandeglang
Imigrasi Amankan 346 WNA, Warga China Terbanyak dalam Operasi Wirawaspada 2026
Wisatawan China Tewas Terseret Ombak di Pantai Cikesal, Lebak