Pemerintah punya kabar gembira buat para guru yang belum punya gelar sarjana. Lewat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), rencananya di tahun 2026 bakal digelar program beasiswa S1 khusus untuk mereka. Targetnya ambisius: menjangkau 150.000 guru yang kualifikasi akademiknya masih di bawah D4 atau S1.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, lewat unggahan di akun Instagram @indonesiago.id, membeberkan skema menarik di balik program ini. Nantinya, beasiswa akan memakai sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL.
“Dengan skema ini, pengalaman mengajar guru akan diakui sebagai satuan kredit semester,” jelasnya.
Artinya apa? Guru-guru yang sudah punya jam terbang mengajar tak perlu lagi menghabiskan waktu empat atau lima tahun penuh di bangku kuliah. Prosesnya jadi lebih singkat, karena pengalaman mereka sebelumnya sudah dihitung.
Nah, buat yang berminat, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Usia jadi salah satu patokan utama. Calon guru harus di bawah 30 tahun, sementara batas usia untuk guru mata pelajaran umum adalah 47 tahun. Khusus guru kejuruan dan pendidikan luar biasa, batasnya lebih longgar, yaitu 50 dan 55 tahun.
Artikel Terkait
Dua Pencuri Motor Tembaki Warga, Ditangkap Usai Buron ke Yogyakarta dan Cimahi
Drone Misterius di Perbatasan Korea: Klaim, Bantahan, dan Ancaman Diplomatik
KPK Beberkan Modus Korupsi Kuota Haji Tambahan, Mantan Menag Yaqut Ditahan
Suap Pajak Rp75 Miliar, DJP Minta Maaf ke Publik