Isu Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk tahun 2026 kembali ramai diperbincangkan. Tapi, tunggu dulu. Kementerian Ketenagakerjaan justru mengeluarkan peringatan keras agar masyarakat tidak mudah termakan informasi yang simpang siur. Intinya, waspadalah terhadap kabar-kabar palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program BSU 2026.
Menurut sejumlah saksi, imbauan ini muncul karena beredar luasnya unggahan di media sosial, pesan berantai, bahkan pemberitaan di beberapa media yang mengklaim soal pembukaan pendaftaran BSU tahun depan. Situasi ini tentu saja bikin resah. Banyak yang bertanya-tanya, benarkah program itu akan cair lagi?
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan pentingnya kehati-hatian. Masyarakat diminta untuk tidak gegabah menyikapi informasi yang berseliweran, apalagi yang mengarahkan ke tautan pendaftaran tidak resmi.
Lalu, Bagaimana Nasib BSU 2026?
Pertanyaan besarnya: apakah memang ada pencairan BSU di tahun depan? Jawaban resmi dari Kemnaker sampai saat ini sangat jelas: belum ada. Penyaluran terakhir dilakukan pada 2025, dengan jumlah penerima mencapai lebih dari 16 juta pekerja.
Faried kembali menegaskan, "Sampai detik ini, belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika keluar kebijakan baru, kami akan sampaikan secara terbuka lewat kanal resmi."
Artikel Terkait
KPK Tancapkan Taji, Mantan Menag Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji
Sampah Menggunung hingga Jebol Tembok, Warga Kramat Jati Terimpit Bau Busuk
Tangsel Pastikan Sampah Tak ke TPA Bogor, Bakal Diolah Pabrik Kertas Swasta
NU dan Muhammadiyah Bantah Keterlibatan dalam Laporan terhadap Pandji Pragiwaksono