Jalan Raya Cibubur pagi itu tampak ramai seperti biasa. Tapi ada yang berbeda di udara. Sejak Jumat siang (9/1/2026), sekitar pukul 11.00 WIB, sebuah drone milik Korlantas Polri melayang-layang, matanya yang tajam mengawasi setiap gerak-gerik kendaraan di bawah. Ini bukan drone biasa, melainkan ETLE Drone Patroli Presisi yang lagi diujicoba tim khusus Subdit Dakgar.
Menurut sejumlah saksi, drone itu bergerak lincah mengitari titik-titik yang selama ini sulit dijangkau kamera tilang statis. Tujuannya jelas: menjaring pelanggar yang mungkin merasa aman karena tak melihat petugas atau kamera biasa. Hasilnya? Cukup mengejutkan. Hanya dalam waktu singkat, 18 pelanggaran sudah tercatat dengan jelas.
Kombes Matrius, Kasubdit Dakgar, membeberkan rinciannya. Mayoritas pelanggaran, sebanyak 15 kasus, adalah pengendara motor yang ogah pakai helm. Lalu ada dua pengemudi mobil lupa seatbelt, dan satu nekat melawan arah. “Ini didominasi pelanggaran keselamatan dasar oleh pengendara roda dua,” ujarnya.
Artikel Terkait
Megawati Hentikan Pesta HUT PDIP untuk Doakan Korban Bencana Sumatera
Tito Karnavian Keroyok Lumpur dan APBD untuk Pacu Pemulihan Bencana Sumatra
Tiang Listrik Jakarta: Dari Iklan Sedot WC hingga Kentongan Patroli Malam
Nenek Pencuri Baju di Tanah Abang Akhirnya Bayar Rp 1,2 Juta Setelah Mediasi