Nah, yang bikin waswas mungkin adalah proses selanjutnya. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa semua data dari drone itu tidak cuma numpang lewat. Rekaman itu langsung masuk ke pusat data.
Dia bilang, kehadiran drone ini bagian dari upaya Polri mendongkrak kedisiplinan lewat teknologi. Imbauannya jelas: meski kamu nggak lihat polisi di sudut jalan, bukan berarti kamu bebas melanggar. Pengawasan sekarang bisa datang dari atas, secara digital dan diam-diam.
Jadi intinya, Korlantas lagi serius-seriusnya menghadirkan teknologi mutakhir buat jaring pelanggar. Dari udara, dengan drone presisi, mereka ingin ciptakan efek jera. Ruang untuk ‘main-main’ di jalan raya, terutama di titik blind spot, kini makin sempit.
Artikel Terkait
Megawati Hentikan Pesta HUT PDIP untuk Doakan Korban Bencana Sumatera
Tito Karnavian Keroyok Lumpur dan APBD untuk Pacu Pemulihan Bencana Sumatra
Tiang Listrik Jakarta: Dari Iklan Sedot WC hingga Kentongan Patroli Malam
Nenek Pencuri Baju di Tanah Abang Akhirnya Bayar Rp 1,2 Juta Setelah Mediasi