Dampaknya tidak hanya pada kantong. Kesehatan para pedagang juga jadi taruhan. Batuk-batuk dan sesak napas mulai sering dikeluhkan. Masker pun jadi andalan, meski kadang tak cukup menahan bau yang tercium menyengat.
Di tengah situasi yang serba salah ini, harapan Hanif sederhana saja. Ia ingin sampah segera diangkut dan pasar kembali ramai seperti sedia kala.
Masalah ini masih menunggu solusi. Sementara itu, para pedagang harus bertahan di antara tumpukan barang dagangan dan gunungan sampah yang baunya mengganggu.
Artikel Terkait
Gunungan Sampah di Kramat Jati Diserbu 25 Truk, Warga Lega
Warga Sarinah Sambut JPO Baru, Tuntut Fasilitas Tak Sekadar Slogan
KPK Amankan Delapan Orang dalam OTT Dugaan Suap Pengurangan Pajak
Dasco Desak BPS: Data Kerusakan Pascabencana Harus Rampung dalam Satu Minggu