Komitmen 'Zero' di Dalam Tembok Penjara
Isu narkoba di lapas rupanya berkelindan dengan masalah lain: telepon genggam. Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan, Agus Andrianto, sudah menyoroti hal ini. Dalam sebuah kesempatan di Jakarta (8/5/2025), dia dengan lantang menyatakan, "Zero ponsel dan narkoba harga mati."
Pernyataannya itu bukan sekadar slogan. Dalam wawancara eksklusif dengan detikcom di program Blak-blakan (18/6/2025), Agus membeberkan alasan di balik kebijakan keras tersebut.
Dia menjelaskan, ponsel sering menjadi penghubung utama peredaran narkoba dari dalam lapas. Karena itulah, instruksi 'zero HP, zero narkoba' terus digaungkan kepada jajaran Ditjen Pas.
"Komitmen kami mutlak. Semua kepala lapas di Indonesia harus memastikan tidak ada satu pun HP di dalam," tegas Agus.
"Termasuk untuk petugas yang sedang bertugas. Soalnya, seringkali oknum narapidana memanfaatkan celah lewat petugas. Dan untuk petugas yang terbukti terlibat, hukumannya tegas. Dari mutasi sampai proses pidana," imbuhnya.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Serukan Kewajiban Moral Kolektif dalam Festival Seni Konservasi Gajah
12 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK di Jakarta, Termasuk Adik Bupati
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka, Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Louis Vuitton Rp129 Juta
KPK Ungkap Kepala OPD di Tulungagung Terpaksa Berutang Penuhi Jatah Bupati