Demonstrasi buruh kembali memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, hari ini. Menanggapi aksi itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara. Ia menegaskan, soal penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta, semuanya sudah melalui proses yang jelas dan melibatkan semua pihak.
“Ketika proses di Jakarta, Dewan Pengupahan betul-betul berjalan secara transparan dan terbuka. Buruh, pengusaha, dan pemerintah duduk bersama,”
kata Pramono saat ditemui di Penjompongan, Kamis siang.
Menurutnya, proses penetapan itu diawasi dengan ketat. Dari Dinas Tenaga Kerja hingga asisten setempat, semua memantau. Intinya, kata Pramono, keputusan akhir yang diambil bukanlah hasil sepihak. “Jadi itu kesepakatan bersama,” ujarnya menegaskan.
Namun begitu, ada hal menarik yang disinggungnya. Pramono menilai, unjuk rasa yang berlangsung di jantung ibu kota ini sebenarnya bukan semata-mata soal UMP Jakarta. Ia melihat tuntutan para buruh justru berakar dari masalah di daerah lain.
Artikel Terkait
Di Beirut, Iran Tegaskan: Siap Perang, Tapi Bukan Pilihan Pertama
Kantuk Sopir Truk Sampah Picu Tabrakan dan Macet Parah di MT Haryono
Tes Kemampuan Akademik SD-SMP Digelar April 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
Pergantian Kapolres Serang: Pesan Rukun dari Condro, Janji Kolaborasi dari Andi