Suasana di Posko Operasi SAR Pelabuhan Marina Labuan Bajo Rabu malam itu sungguh mengharukan. Dalam rapat evaluasi yang digelar tertutup, dua perwakilan keluarga korban tenggelamnya KM Putri Sakinah hadir. Mereka punya satu permohonan yang mendesak: agar pencarian diperpanjang lagi.
Anak laki-laki pelatih sepak bola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, masih belum ditemukan. Padahal, operasi seharusnya sudah ditutup hari itu, Rabu 7 Januari, setelah dua kali perpanjangan. Kapal pinisi itu tenggelam di Selat Pulau Padar pada Jumat malam, 26 Desember tahun lalu. Sudah 13 hari berlalu.
Menurut sejumlah saksi yang hadir, rapat berlangsung penuh tekanan emosional. Kedua perwakilan keluarga itu sesekali membungkuk, tangan mereka terkadang terkatup erat, kadang menempel di dada. Gerak-gerik itu menyiratkan sebuah harapan yang hampir putus. Mereka didampingi Budi Widjaja, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gahawisri Labuan Bajo, yang bertugas menerjemahkan isi hati mereka.
Budi kemudian menyampaikan permohonan itu ke hadapan tim SAR gabungan.
"Kami dari pihak keluarga mohon kepada teman-teman, sebagai seorang bapak, seorang ibu, seorang anak memahami bagaimana kehilangan. Kami mohon untuk bisa mendapat tambahan waktu agar bisa pulang dengan semua anggota keluarga,"
Permohonan itu rupanya didengar. Tak lama setelah rapat usai, Kepala Kantor Basarnas Maumere yang juga koordinator misi SAR, Fathur Rahman, mengumumkan keputusan. Operasi pencarian akan diperpanjang sekali lagi.
"Hasil kesimpulan, pencarian akan kembali kami laksanakan perpanjangan selama satu sampai dua hari," ujar Fathur Rahman malam itu.
Artinya, tim SAR masih punya waktu hingga 9 Januari 2026 untuk mencari. Dari seluruh korban musibah itu, hanya satu yang masih hilang: anak laki-laki pelatih Valencia CF tersebut. Keluarganya masih menunggu di Labuan Bajo, berharap bisa membawa pulang seluruh anggota keluarga mereka.
Artikel Terkait
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026, Timnas Uji Coba di Era Herdman
KPK Dalami Dugaan Pemanfaatan Safe House dalam Kasus Suap Bea Cukai
Kebakaran di Cianjur Tewaskan Tiga Orang, Nenek 64 Tahun Luka Bakar 100 Persen
Brimob Polda Metro Jaya Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Jakarta Timur