Polisi Israel menyebut, aksi damai berubah ricuh oleh sekelompok kecil perusuh. Mereka memblokir jalan, merusak bus, membakar tempat sampah. Tak hanya itu, benda-benda dan telur pun beterbangan ke arah polisi dan jurnalis yang meliput.
Nah, dalam kondisi kacau balau itulah insiden bus terjadi. Rute kendaraan itu diblokir oleh para perusuh, menghalangi jalannya. Sopir bus yang identitasnya masih dirahasiakan lalu ditangkap. Saat diperiksa, dia beralasan sempat diserang oleh para perusuh sebelum akhirnya terjadi tabrakan yang "sangat disayangkan".
Meski begitu, sejumlah sumber kepolisian yang dikutip media lokal buru-buru menepis tudingan. Mereka bilang, ini bukan serangan teror. Cuma sebuah insiden nahas di tengah kerumunan yang sulit dikendalikan.
Selain satu nyawa yang melayang, tiga orang lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka. Suasana di Yerusalem masih tegang. Dan protes ini, tampaknya, belum akan berakhir soon.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Banteng Baru PDIP: Lebih dari Sekadar Maskot, Simbol Pergerakan Rakyat
KPK Beberkan Pengembalian Uang Kuota Haji Capai Rp 100 Miliar
Power Bank Meledak di Pesawat Asiana, Penumpang Terluka