Polisi Israel menyebut, aksi damai berubah ricuh oleh sekelompok kecil perusuh. Mereka memblokir jalan, merusak bus, membakar tempat sampah. Tak hanya itu, benda-benda dan telur pun beterbangan ke arah polisi dan jurnalis yang meliput.
Nah, dalam kondisi kacau balau itulah insiden bus terjadi. Rute kendaraan itu diblokir oleh para perusuh, menghalangi jalannya. Sopir bus yang identitasnya masih dirahasiakan lalu ditangkap. Saat diperiksa, dia beralasan sempat diserang oleh para perusuh sebelum akhirnya terjadi tabrakan yang "sangat disayangkan".
Meski begitu, sejumlah sumber kepolisian yang dikutip media lokal buru-buru menepis tudingan. Mereka bilang, ini bukan serangan teror. Cuma sebuah insiden nahas di tengah kerumunan yang sulit dikendalikan.
Selain satu nyawa yang melayang, tiga orang lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka. Suasana di Yerusalem masih tegang. Dan protes ini, tampaknya, belum akan berakhir soon.
Artikel Terkait
Medan Terapkan WFH Setiap Jumat, Targetkan Penghematan BBM 20 Persen
Presiden Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes untuk Oman dan Yaman
Persita Hadapi Arema di Banten, Momentum dan Tekanan Jadi Bahan Pertimbangan
Tiga Orang Luka-Luka dalam Kecelakaan Truk Kontainer di Turunan Silayur Semarang