"Kami meminta semua pihak mengedepankan dialog," tegas Vahd menegaskan sikap resmi pemerintah.
Operasi besar-besaran AS yang berujung pada penangkapan Maduro Sabtu dini hari itu, bukanlah aksi spontan. Ini puncak dari tekanan berbulan-bulan pemerintahan Trump. Maduro yang dituding AS sebagai pemimpin tidak sah, bersama istrinya Cilia Flores, kini sudah dibawa ke Amerika.
Presiden Trump sendiri punya segudang tuduhan. Ia mendesak Maduro lengser dan menuduhnya terlibat dengan kartel narkoba. Menurut Trump, Maduro dan jaringan narkobalah yang bertanggung jawab atas ribuan kematian warga AS akibat obat-obatan terlarang.
Sejak September tahun lalu, operasi militer AS di kawasan itu memang semakin keras. Lebih dari 100 orang tewas dalam puluhan serangan terhadap kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba dari Venezuela. Tapi aksi ofensif ini menuai kritik. Banyak pengamat hukum bilang, langkah AS kemungkinan melanggar aturan, baik nasional mereka sendiri maupun hukum internasional.
Artikel Terkait
KPK Panggil Anggota DPRD Bekasi untuk Perkuat Kasus Bupati Nonaktif
Jaksa Italia Selidiki Tragedi Bar Swiss yang Tewaskan 40 Orang
KPK Dalami Aliran Dana Kasus Bupati Bekasi dan Wakil Ketua DPRD
Tragedi di Gaza: Drone Israel Tewaskan Empat Anak dalam Serangan ke Tenda Pengungsi