Air Sungai Kampar di daerah Pangkalan Kerinci, Pelalawan, memang terlihat lebih tinggi dari biasanya. Tapi jangan khawatir dulu. Polres Pelalawan memastikan situasi masih terkendali dan aman untuk warga.
Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, sendiri turun ke lokasi untuk melihat kondisi langsung pada Minggu lalu. Dari pantauannya, ketinggian air naik sekitar 30 hingga 50 sentimeter.
"Kenaikan debit air tersebut dalam kategori aman,"
kata John Louis, Senin kemarin.
Meski begitu, pihaknya enggak mau lengah. Mereka sudah siaga penuh untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti banjir. Personel dan peralatan darurat sudah disiapkan, siap dioperasikan kapan saja jika situasi memburuk.
"Kami siap mendukung upaya Pemkab Pelalawan dalam mengantisipasi potensi bencana banjir dan memastikan keselamatan masyarakat,"
tambahnya.
Kabarnya, sampai saat ini belum ada laporan warga yang terdampak langsung oleh naiknya air sungai ini. Pemantauan ketat akan terus dilakukan bersama-sama oleh Pemkab, Polres, TNI, dan unsur terkait lain. Tujuannya jelas: mencegah sebelum mengobati.
Di sisi lain, Bupati Pelalawan H Zukri Misran juga angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pemantauan debit air akan dilakukan secara berkelanjutan.
"Kami akan terus memantau kondisi ketinggian debit air Sungai Kampar dan mengambil langkah strategis untuk mencegah potensi bencana banjir di wilayah Kabupaten Pelalawan,"
ujar Zukri.
Pemkab sendiri disebut telah menyiapkan sejumlah langkah strategis sebagai bentuk kewaspadaan. Semuanya digerakkan untuk satu hal: memastikan keselamatan masyarakat Pelalawan jika sewaktu-waktu alam tak bersahabat.
Artikel Terkait
Pengemudi BYD Denza di Tangerang Ditilang Usai Modifikasi Pelat Nomor Mirip Kendaraan Pejabat
KRL Duri–Tangerang Mogok, Dua Perjalanan Dibatalkan, KAI Commuter Lakukan Investigasi
Razman Arif Nasution Siap Jalani Vonis 1,5 Tahun Penjara Usai Kasasi Ditolak MA
Sapi Kurban Lepas di Klaten Dievakuasi Pakai Derek, Warga Sempat Panik