Misteri masih menyelimuti sebuah rumah kontrakan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di dalamnya, seorang ibu dan dua anaknya ditemukan tewas. Polisi kini masih mengumpulkan titik terang, memeriksa satu per satu saksi yang mungkin bisa menguak apa yang sebenarnya terjadi.
Korban-korban dalam peristiwa tragis ini adalah Siti Solihah (50), bersama putrinya Afiah Al Adilah Jamaludin (28), dan putra bungsunya Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Mereka sudah dimakamkan di TPU Rorotan, Sabtu lalu. Menurut pihak berwenang, proses autopsi terhadap ketiga jenazah telah selesai dilakukan.
Brigjen dr Prima Heru, Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, mengonfirmasi hal itu.
"Jenazah sudah diautopsi dan sudah diserahkan ke keluarganya," ujarnya, Sabtu (3/1).
Cerita dari Tetangga
Dari sisi lain, kesaksian tetangga mulai menggambarkan suasana mencekam saat penemuan. Aryuni Wulan Febri (51), tetangga yang rumah kontrakannya persis bersebelahan, menceritakan bahwa jasad-jasad itu ditemukan terpisah di ruangan yang berbeda-beda.
Dua jenazah, katanya, ada di kamar tidur. Satu lagi tergeletak di ruang tamu.
"Di kamar, kamar tidurnya masing-masing. Ibunya di kamar pertama, kakaknya yang perempuan di kamar kedua. Kalau adiknya yang kecil itu di ruang tamu, udah tergeletak semua," tutur Wulan saat ditemui di kediamannya di Warakas.
Menurut penuturannya, ada satu lagi anak Siti yang selamat, Abdullah Syauqi Jamaludin (23). Pemuda itu kini masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Wulan juga mengaku, dirinya tiba di lokasi hampir bersamaan dengan anak kedua korban, Khadafi, yang baru pulang kerja dan kemudian menemukan pemandangan yang tak terbayangkan itu.
Hingga saat ini, penyebab kematian ketiganya masih menjadi tanda tanya besar. Polisi terus mendalami kasus ini, berharap dari setiap keterangan saksi bisa muncul benang merah yang jelas.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Gagal ke 10 Besar Moto3 Hungaria Usai Terkena Long Lap Penalty
Satpam RSUD Cileungsi Ditangkap Usai Curi Motor Karyawan OB, Aksinya Terekam CCTV
Veda Ega Pratama Finis ke-16 di Debut Moto3 Hungaria Usai Terkena Hukuman Long Lap Penalty
KSPSI Dukung Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan