Tabrakan Beruntun Libatkan Ekskavator, Jalan Jonggol-Cariu Lumpuh

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 19:25 WIB
Tabrakan Beruntun Libatkan Ekskavator, Jalan Jonggol-Cariu Lumpuh

Jalan Raya Jonggol Cariu yang biasanya ramai itu mendadak macet total Sabtu siang (3/1/2026). Bukan karena kemacetan biasa, melainkan sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan ekskavator dan enam kendaraan lainnya. Suasana pun langsung berubah riuh.

Akibat benturan beruntun itu, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka. Kerugian material diperkirakan mencapai angka yang tidak sedikit, sekitar Rp35 juta.

Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, memberikan rincian para korban. Korban pertama adalah pengemudi mobil Mitsubishi L300 berinisial A. Ia mengalami memar di leher dan kaki kanannya.

"Kedua, pengemudi kendaraan Datsun Go Panca berinisial N mengalami luka pada bagian hidung dan luka memar pada bagian kaki sebelah kiri," jelas Ares.

Korban ketiga adalah penumpang di mobil yang sama, berinisial RA. Ia mendapat luka memar di bagian kaki.

"Keempat, penumpang kendaraan Datsun Go Panca bernama SM mengalami luka memar pada bagian tulang rusuk sebelah kanan," tambahnya.

Adapun korban terakhir adalah SN, juga penumpang Datsun. Korban ini mengalami luka di kening dan bahu.

"Korban kemudian dibawa ke RSUD RH Satibi," imbuh Ares, menutup penjelasannya.

Di sisi lain, Kapolsek Jonggol Kompol Hida Tjahjanto memberikan kesaksian dari lokasi kejadian. Menurutnya, pihaknya awalnya turun tangan untuk mengatur arus lalu lintas yang kacau balau pasca-kejadian.

"Tadi kita dari Polsek cuma bantu arus lalin (lalu lintas) aja, kalau penanganannya unit laka. Ada yang dibawa dulu ke rumah sakit, cuma kondisinya gimana nggak tahu. Tapi sejauh ini luka-luka saja," kata Hida.

Jadi begitulah kronologi singkatnya. Sebuah ekskavator disebut-sebut terlibat, tabrakan beruntun pun tak terhindarkan. Jalanan Jonggol sore itu menyisakan cerita pilu dan besi-besi yang penyok.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar