Tragedi ini pertama kali terungkap ketika salah seorang anak korban pulang kerja. Ia yang membuka pintu rumah dan langsung menemukan pemandangan mengerikan. Keluarganya terbaring tak bernyawa.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso, memberikan gambaran awal.
"Dari keterangan anaknya yang pulang kerja itu, ia mendapati keluarganya dalam kondisi tiduran tapi mengeluarkan busa," jelas Onkoseno, Jumat lalu.
Panik, anak itu langsung berlari keluar meminta pertolongan warga sekitar.
Di lokasi, dugaan awal warga mengerucut pada keracunan. Zen, anggota FKDM setempat, menceritakan saat kejadian. "Pak RT-nya teriak-teriak minta tolong, panggil ambulans! Katanya ada keracunan," ujarnya.
Zen juga menyebut ada korban selamat yang mengalami luka melepuh di kulitnya. Keluarga yang meninggal, menurutnya, adalah seorang ibu yang berjuang sendirian sebagai single parent bersama anak-anaknya.
"Yang meninggal itu ibunya, anak perempuannya, dan si bungsu," pungkas Zen.
Artikel Terkait
Kampung Padel Tangerang Bangkitkan Keramaian, Dampak Ekonomi ke Pedagang Masih Beragam
Oknum ASN BPK Ditahan, Kasus Penganiayaan ART di Bogor Masuk Tahap Pemberkasan
Pemprov DKI Revitalisasi Anjungan TMII dengan Dana KLB Rp50 Miliar
Fadli Zon dan Rhoma Irama Pacu Usulan Dangdut ke UNESCO