Kabupaten Aceh Tamiang perlahan bangkit. Usai diterpa bencana yang melumpuhkan, dua kebutuhan vital masyarakat listrik dan bahan bakar minyak kini sudah bisa diakses kembali. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sendiri yang memastikan hal ini.
“Saya sempat menelepon Pak Bahlil dua minggu lalu karena saat itu tiga SPBU di Aceh Tamiang tutup semua,” kenang Tito.
“Alhamdulillah, dua hari lalu ketika saya ke sana bersama Bapak Presiden, tiga-tiganya sudah on, sudah aktif semua,” tambahnya. Ia berbicara di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu lalu, usai melepas ratusan praja IPDN yang akan diterjunkan ke wilayah terdampak.
Memang, sebelumnya antrean panjang sempat terjadi di pom bensin. Pasokan BBM terhambat, baik karena suplai yang tersendat maupun kerusakan fasilitas penyimpanan. Tapi sekarang situasinya jauh lebih baik. Antrean sudah menyusut dan stok dinilai cukup.
Di sisi lain, persoalan listrik juga tak kalah pelik. Banyak tiang tumbang, jaringan berantakan, apalagi di daerah-daerah terpencil. Pemulihannya butuh waktu, tidak instan.
Artikel Terkait
Gelombang Arus Balik Nataru Masih Menerjang Stasiun Utama Jakarta
Kobra Berkeliaran di Lapangan Banteng, Petugas Gulkarmat Bergerak Cepat
1.876 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Duel Panas Persija vs Persijap di GBK
Asap Tiba-tiba Memenuhi Kabin, 122 Penumpang Pesawat Jin Air Dievakuasi di Jeju