"Yang kita harapkan adalah tamu wisatawan yang bisa menghadirkan manfaat baik bagi pelaku wisata maupun warga sekitar, dan tetap menjaga kelestarian alam. Makanya saya sepakat dengan Kemenpar terkait target quality tourism," tegas Nunik lagi.
Rencana ini sendiri sebenarnya sudah diumumkan sehari sebelumnya. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyebut salah satu aspek yang bakal diperiksa adalah kondisi keuangan calon wisatawan.
"Salah satu aspek yang diperhatikan untuk pariwisata yang berkualitas adalah berapa uangnya tiga bulan terakhir di buku tabungan," jelas Koster di Gianyar, Jumat (2/1/2025), seperti dilansir Antara.
Namun begitu, cek rekening bukan satu-satunya. Pemprov juga akan memveriksi lama waktu tinggal dan aktivitas apa saja yang rencananya dilakukan selama di Bali. Semua ini, kata Koster, untuk memastikan segala sesuatu terkontrol dengan baik.
"Seperti juga kalau kita berwisata ke negara lain, dengan kebijakan negara lain seperti itu kita akan melakukan hal yang sama," pungkasnya. Intinya, Bali ingin para tamunya benar-benar datang untuk menikmati pulau dewata, bukan untuk hal lain.
Artikel Terkait
Polres Siak Siaga di Pelabuhan, Jamin Keamanan Pemudik Arus Balik
Aceh Tamiang Bangkit: Listrik, BBM, dan Sinyal Kembali Hidup
Anggota DPR Usulkan Badan Khusus Tangani Banjir Bandang Sumatera
Tiket Planetarium Jakarta Bisa Dibeli Langsung di Loket, Ini Syarat dan Jadwalnya