Jumat sore kemarin, suasana di kediaman dinas Presiden di Widya Chandra terlihat sibuk. Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat tinggi negara untuk sebuah pertemuan mendadak. Pertemuan itu berlangsung hingga larut malam.
Yang hadir bukan nama sembarangan. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad datang, begitu pula Menteri Luar Negeri Sugiono. Tampak juga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah. Mereka semua berkumpul di satu ruangan, dengan Presiden duduk di tengah menghadap para tamunya.
Lewat unggahan Instagram Sekretariat Kabinet, publik bisa sedikit mengintip agenda rapat tersebut.
"Sore hingga malam tadi, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan menerima Wakil Ketua DPR, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jumat 2 Januari 2026,"
Begitu bunyi keterangan resminya.
Lalu, bahas apa sebenarnya? Ternyata fokus utamanya adalah penanganan bencana. Dasco, yang memimpin satgas pemulihan, langsung melaporkan perkembangan terbaru kepada Presiden.
"Laporan Prof. Dasco sebagai Ketua satgas pemulihan pascabencana terkait rekonstruksi & rehabilitasi 3 provinsi di Sumatra,"
Jelas, pekerjaan rumah untuk pemulihan daerah terdampak masih menjadi prioritas. Namun begitu, rapat itu tak cuma untuk mendengarkan laporan.
Presiden Prabowo juga membagikan penugasan khusus. Ini semacam instruksi awal tahun untuk masing-masing pejabat yang hadir. Detailnya memang tidak dijelaskan lebih lanjut, tapi pesannya jelas: ada target yang harus segera dikerjakan.
Jadi, dari pembahasan bencana hingga pembagian tugas, pertemuan Jumat malam itu terasa padat dan langsung pada pokok persoalan. Sebuah awal tahun yang ditandai dengan kerja nyata.
Artikel Terkait
Perwakilan Tiga Grup Korporasi Dituntut 15 Tahun Penjara atas Kasus Suap Hakim
Presiden Prabowo Perintahkan Bantuan Daging Segar untuk 6.000 KK Korban Banjir di Aceh Barat Sambut Meugang
BPS Lakukan Verifikasi Lapangan untuk 106 Ribu Penerima BPJS yang Direaktivasi
Kemendiktisaintek Tegaskan SMA Unggul Garuda Bukan Lanjutan RSBI