Bareskrim Polri baru-baru ini membongkar sebuah jaringan judi online yang ternyata beroperasi secara internasional. Tak tanggung-tanggung, ada 20 tersangka yang sudah diamankan dari berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Timur. Pengungkapan kasus ini sendiri berawal dari tiga laporan polisi yang masuk.
Dari tangan para tersangka itu, penyidik berhasil memblokir tak kurang dari 112 rekening bank. Rekening-rekening itu menjadi tulang punggung operasional sindikat judol tersebut. Menurut Wira, Bareskrim kini bekerja sama dengan PPATK. Tujuannya jelas: melacak aliran dana dan mengidentifikasi aset para pelaku. Mereka tak ingin berhenti di sini. Kasus ini berpotensi dikembangkan menjadi tindak pidana pencucian uang atau TPPU.
Brigjen Wira Satya Triputra, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim, menegaskan komitmennya.
"Kami tidak berhenti pada penangkapan pelaku. Penyidik terus menelusuri aliran dana, aset, serta pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk yang berperan dalam pencucian uang. Seluruh proses dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan,"
Demikian pernyataan tertulisnya yang dirilis Jumat lalu, tanggal 2 Januari 2026.
Lalu, bagaimana kronologi penangkapan 20 orang ini? Semuanya berawal pada akhir Agustus tahun lalu.
27 Agustus 2025: Aksi Serentak di Lima Wilayah
Semua berawal dari laporan warga yang kemudian ditindaklanjuti dengan analisis mendalam selama berbulan-bulan. Akhirnya, tim Subdit III Jatanras Dittipidum Bareskrim yang dipimpin Kombes Dony Alexander bergerak. Mereka melakukan penindakan serentak di beberapa titik sekaligus. Hasilnya, sembilan tersangka langsung diamankan dalam satu hari itu.
Wira menjelaskan lokasi operasi yang cukup luas.
"Penindakan judi online jaringan Internasional yang dilakukan tim Subdit III Jatanras Dittipidum Bareskrim Polri tersebut berada di wilayah Kabupaten Pamekasan, Kota Tangerang, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Selatan, dan Kota Jakarta Timur,"
ujarnya. Dari Pulau Madura hingga ibu kota, jaringan mereka ternyata menyebar.
Artikel Terkait
Sidang Isbat Ramadan Dipindah ke Hotel Borobudur karena Pembangunan Jalan Thamrin
BMKG Ingatkan Nelayan Kepri Waspada Gelombang Tinggi Saat Gerhana Matahari Cincin
SMPN 26 Takengon Bersih dari Lumpur, Siap Kembali Gelar Pembelajaran
Proyek Wisata Setu Babakan Rusak Jalan Utama, Pedagang Keluhkan Sepi Pengunjung