Hujan deras yang mengguyur Pekanbaru kerap berujung genangan. Tapi untuk warga di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani, kabar baik datang hari ini. Masalah banjir yang kerap melanda diharapkan segera menemui titik terang.
Solusinya memanfaatkan danau-danau yang ada di dalam kampus Universitas Riau. Rencana ini merupakan hasil pertemuan antara Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, dengan Rektor Unri, Prof. Dr. Hj. Sri Indarti.
"Alhamdulillah dan terima kasih kami sampaikan ke Unri, karena bersedia memberikan danau di sekitarnya untuk menjadi embung dan kolam resapan. Dengan begitu, saya yakin banjir khususnya di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani bisa teratasi,"
Demikian penjelasan Agung Nugroho usai pertemuan. Ia hadir didampingi Wakil Wali Kota, H. Markarius Anwar.
Rencananya, sekitar sepuluh danau di area kampus akan difungsikan ganda. Selain sebagai penampung air hujan yang dialirkan dari kawasan rawan, danau-danau itu juga diharapkan menjadi resapan alami. Upaya ini diyakini bisa meredam luapan air yang selama ini merendam permukiman.
Nah, agar tak hanya wacana, Pemko dan Unri langsung bergerak. Mereka akan membentuk tim khusus. Tugasnya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan Balai Wilayah Sungai untuk urusan teknis, seperti drainase dan jalan.
"Penyambungan jalur air dari luar hingga masuk ke danau, itu yang kita gesa,"
Artikel Terkait
Puncak Arus Balik Nataru Diprediksi 4 Januari, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Keluarga Sambut Haru Kenaikan Pangkat 29 Personel Polres Meranti
Pasca Banjir Bandang, TelkomGroup Fokus Pulihkan Trauma Anak-Anak di Aceh Tamiang
LPSK Catat Lonjakan Permohonan Perlindungan, Tapi Masih Anggap Jumlahnya Minim