Gunungan sampah yang sempat memenuhi jalan-jalan di Tangerang Selatan akhirnya mulai diangkut. Tapi, tujuannya bukan lagi TPAS lokal yang sudah penuh, melainkan menyeberang ke kota tetangga. Pemerintah Kota Tangsel dan Kota Serang baru saja merampungkan kerja sama pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong di Serang.
Menurut sejumlah saksi, truk-truk pengangkut sudah mulai beroperasi. Hal ini dibenarkan oleh Satgas Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamin. Dia bersama Wali Kota Serang Budi Rustandi bahkan turun langsung memantau kedatangan truk-truk dari Tangsel di sebuah rest area tol.
"Untuk Kota Tangerang Selatan, semalam ada 10 truk yang dikirim. Itu sifatnya uji coba karena kondisi kedaruratan sampah di Tangsel," kata Wahyu, Jumat lalu.
Pengecekan itu tak dilakukan sendirian. Masyarakat yang tinggal di sekitar TPAS Cilowong juga ikut menyaksikan, mungkin dengan perasaan campur aduk antara harap dan waswas.
Namun begitu, kerja sama ini tidak tanpa syarat. Pemkot Serang memberikan sejumlah ketentuan ketat kepada pihak Tangsel. Wahyu menjelaskan, sampah yang diangkut haruslah sampah baru, bukan timbunan lama yang sudah membusuk. Syarat lainnya menyangkut kebocoran cairan beracun.
"Pengelolaan air lindi harus dipastikan tidak berceceran. Karena itu, Kota Tangsel memasang alat tambahan khusus untuk pengelolaan air lindinya," lanjutnya.
Ada juga poin menarik yang menyangkut pemberdayaan warga lokal. Pemkot Tangsel diwajibkan mempekerjakan sopir truk dari kalangan warga sekitar TPAS Cilowong.
Artikel Terkait
Uang Satu Juta Dolar Menggantung di Sidang Suap Minyak Goreng
Cak Imin Buka Suara: Kembalikan Pilkada ke DPRD, Biaya Langsung Dinilai Selangit
Imlek 2577 Jatuh pada 17 Februari 2026, Siap-Siap Nikmati Long Weekend
Green Policing di Riau: Kapolda Herry Tanam Harapan untuk Generasi Mendatang