Setelah pencarian selama empat hari yang melelahkan, akhirnya nasib atlet terjun payung Widiasih diketahui. Ia ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di perairan Pangandaran. Korban sebelumnya hilang saat jatuh di kawasan Pantai Batukaras.
Penemuan jenazah itu terjadi pada Jumat pagi, tepatnya pukul 06.48 WIB. Seorang nelayan asal Cilacap, Anwar, sedang menjalankan rutinitasnya menangkap keong laut di sekitar Keramba Susi, Pantai Timur Pangandaran. Dari atas perahunya, ia melihat sesuatu yang mengambang. Saat didekati, ternyata itu adalah jenazah Widiasih dalam posisi tengkurap. Pakaian terjun payungnya masih lengkap terpasang.
Menurut sejumlah saksi, informasi dari Anwar langsung menyebar cepat. Ia segera menghubungi nelayan Batukaras dan Ketua Rukun Nelayan setempat, mengingat lokasi kejadian masuk dalam wilayah mereka. Dari sanalah, berita itu sampai ke tim pencari.
Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, membenarkan kabar tersebut.
Artikel Terkait
Green Policing di Riau: Kapolda Herry Tanam Harapan untuk Generasi Mendatang
Danau Kampus Unri Dijadikan Solusi Atasi Banjir di Dua Kecamatan
Bareskrim dan Kejagung Gelar Perkara Kayu Gelondongan Pemicu Banjir Bandang
Nyawa Melayang di Kamar Kos, Tersangka Teman Sendiri Gara-Gara Utang Rp 700 Ribu