Cuaca di New York City memang dingin menusuk Jumat lalu. Tapi, ribuan orang tak peduli. Mereka memadati pusat Manhattan, banyak yang memakai kupluk biru dan kuning bertuliskan nama "Zohran". Sorak-sorai dan harapan hangat mengusir rasa beku. Mereka berkumpul untuk menyaksikan satu momen bersejarah: pelantikan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota.
Di layar lebar, publik menyaksikan Mamdani, politisi Partai Demokrat berusia 34 tahun itu, mengucap sumpah jabatan. Yang membuatnya spesial, ia meletakkan tangannya di atas Al-Quran. Dengan itu, ia resmi menjadi orang muslim pertama yang memimpin kota terbesar di AS.
Acara pelantikan resminya sendiri sudah berlangsung lebih dulu, tepat di tengah malam. Lokasinya unik, di sebuah stasiun kereta bawah tanah tua di Manhattan yang sudah tak beroperasi lagi. Suasana khidmat di tempat bersejarah itu menandai dimulainya babak baru.
“Mereka ingin tahu, bisakah kaum kiri benar-benar memerintah? Apakah perjuangan sehari-hari yang mereka rasakan bisa dicarikan solusinya?”
Begitu kira-kira suara Mamdani di hadapan para pendukungnya. Nadanya penuh keyakinan.
Artikel Terkait
Pertikaian Asmara di Kabin Mobil Picu Tabrakan Beruntun di Malam Tahun Baru
PKS Buka Opsi Pilkada Lewat DPRD, Tapi Belum Ambil Sikap Final
Kafe di Kherson Luluh Lantak, Rusia Tuding Ukraina Sebagai Dalang
Tiga Hari Krusial Pencarian Keluarga Spanyol di Laut Komodo