Di Balai Kota Bawah Tanah, Sejarah Baru New York Dimulai

- Kamis, 01 Januari 2026 | 20:25 WIB
Di Balai Kota Bawah Tanah, Sejarah Baru New York Dimulai

Letitia James, Jaksa Agung New York yang disebut Mamdani sebagai 'inspirasi politiknya', yang membacakan ikrar sumpah. Nuansanya terasa sangat simbolis.

Bayangkan saja. Acara digelar di peron Stasiun Balai Kota lama, tersembunyi di bawah Taman Balai Kota Manhattan. Tempat itu adalah keajaiban arsitektur yang terlupakan. Langit-langitnya melengkung indah berhias ubin, jendela kaca warnanya memantulkan cahaya redup, dan lampu gantung kuningannya diam membisu. Sudah puluhan tahun stasiun ini mati, sejak ditutup pada 1945.

Lokasinya memang jarang dibuka, cuma untuk tur berpemandu sesekali. Tapi di sanalah, di salah satu dari 28 stasiun asli yang dibuka tahun 1904 itu, sebuah era baru untuk New York dimulai. Stasiun itu dulu mengantarkan kota pada masa inovasi dan pertumbuhan. Kini, ia menjadi saksi bisu lahirnya sebuah babak baru.


Halaman:

Komentar