Dan bagi yang bandel? Hukumannya tak akan ringan. Agus bahkan mengutip perkataan Komjen Fadil Imran dengan nada tegas.
"Kalau saya boleh mengambil kata-kata Pak Astamaops (Komjen Fadil Imran) 'kalau masih ada, silakan diblender'. Itu sudah berani seperti itu, Pak," tegasnya.
Di sisi lain, di balik ancaman tegas itu, ada pesan humanis yang coba ditekankan. Agus kembali mengingatkan bahwa pendekatan kepada masyarakat haruslah mengedepankan sisi kemanusiaan.
"Paling terpenting adalah pendekatan humanis," pungkasnya.
Jadi, pesannya dua sisi. Tegas dan tanpa kompromi pada pelaku pelanggaran, tetapi lembut dan melayani bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Itulah harapan yang digantungkan pada reformasi internal di tubuh Korps Lalu Lintas Polri.
Artikel Terkait
Ayah dan Anak di Agats Tewas Usai Saling Serang dengan Parang
BPBD DKI Tegaskan Semua ASN WFO, Tak Ada Pengecualian WFH
Oracle PHK Ribuan Karyawan demi Investasi AI, Tapi Gaji CFO Baru Capai Miliaran Rupiah
BEI Ungkap 9 Emiten dengan Kepemilikan Saham Terlalu Terkonsentrasi