Truk Kontainer Hantam Pembatas, Lalin Wiyoto Wiyono ke Cawang Macet Total

- Rabu, 31 Desember 2025 | 09:55 WIB
Truk Kontainer Hantam Pembatas, Lalin Wiyoto Wiyono ke Cawang Macet Total

Pagi ini, ruas Tol Wiyoto Wiyono arah Cawang digegerkan oleh sebuah insiden. Sebuah truk kontainer mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak pembatas jalan. Akibatnya, lalu lintas di lokasi langsung macet parah.

Informasi ini pertama kali dikonfirmasi oleh TMC Polda Metro Jaya melalui unggahan di akun X mereka, Rabu pagi (31/12/2025).

"Terjadi kecelakaan lalu-lintas tunggal sebuah truk kontainer menabrak besi pembatas jalan tol di ruas Tol Wiyoto Wiyono Pulo Mas arah Cawang,"

Begitu laporan itu beredar, situasi di lapangan pun langsung bergerak cepat. Petugas dari Sat PJR Dit Lantas PMJ dan petugas jalan tol langsung diterjunkan untuk mengevakuasi truk kontainer yang terlibat. Sayangnya, upaya penanganan ini justru memperparah kemacetan. Arus kendaraan menuju lokasi kejadian nyaris tak bergerak.

Namun begitu, ada sedikit kabar baik. Menurut pantauan TMC, kondisi lalu lintas setelah lokasi kejadian justru terpantau ramai lancar mengarah ke Cawang. Jadi, kemacetannya memang terpusat di titik tabrakan saja.

Dari foto yang diunggah pihak berwajib, kerusakan terlihat cukup signifikan. Besi pembatas jalan penyok dan rusak dihajar bodi truk yang besar. Truk kontainer itu sendiri terpaksa menutup seluruh ruas kiri jalan. Meski begitu, jalur lainnya masih bisa dilewati kendaraan lain dengan hati-hati.

Proses penanganan tampaknya masih akan berlangsung beberapa waktu ke depan.

Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi hal ini melalui sambungan telepon.

"Masih dalam penanganan,"

Ucapnya singkat. Sementara petugas berjibaku mengatasi masalah di lapangan, pengendara lain disarankan untuk mencari jalur alternatif atau bersabar menghadapi antrean yang mengular.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar