BOALEMO - Suasana mencekam masih menyelimuti Desa Buti, Kecamatan Mananggu. Sebuah peristiwa tragis merenggut nyawa seorang pemuda, Kadir Palaa (23), setelah ditikam oleh tetangganya sendiri, Isran Pandi Taidi (24). Kejadian ini tentu saja mengguncang warga setempat.
Semuanya berawal dari rasa cemburu yang meluap. Menurut keterangan, pelaku, Isran, mendapati istrinya yang berinisial MU sedang berboncengan sepeda motor dengan korban. Waktu itu menunjukkan pukul 16.45 WITA, Kamis lalu. Perlu dicatat, sebelum kejadian, Isran diketahui telah mengonsumsi minuman keras sejak sore hari, sekitar pukul tiga.
Dalam keadaan emosi dan tak berpikir jernih, Isran pulang dulu ke rumahnya di Desa Keramat. Di sana, dia mengambil sebilah pisau. Niatnya sudah bulat. Dia lalu berangkat menuju rumah istrinya di Desa Buti.
Sesampainya di tempat, dia langsung menanyakan keberadaan Kadir pada sang istri. Begitu tahu di mana korban berada, Isran segera menuju ke sana. Saat itu, Kadir sedang ramai-ramainya memangkas rambut di halaman rumah seorang warga, PU.
Anehnya, pertemuan itu awalnya terlihat biasa saja. Bahkan, mereka sempat berjabat tangan. Tapi suasana langsung berubah. Dengan nada tinggi, Isran melontarkan kalimat bahwa dia belum bercerai dengan istrinya. Kalimat itu seperti percikan api di tengah bensin.
Artikel Terkait
Wamen Pertanian Soroti Impor Gula Rafinasi Tekan Harga Petani
Tersangka Peragakan Ulang Pembunuhan Sadis dan Pemotongan Mayat di Brebes
Analis MNC Sekuritas: IHSG Masih Rentan Koreksi Meski Ditutup Menguat
Pelatih PSM Akui Laga Kontra PSIM di Yogyakarta Akan Berat dan Sulit