Lalu lintas udara di wilayah Medan sedang ramai. AirNav Indonesia mencatat ada peningkatan yang cukup signifikan, menyusul momen Natal dan Tahun Baru. Untuk mengantisipasinya, mereka pun membuka posko khusus Nataru yang beroperasi penuh 24 jam.
Didiet KS Radityo, Direktur SDM dan Umum AirNav, membeberkan kesiapan itu saat memantau langsung posko di cabang Medan, Senin lalu. Menurutnya, persiapan ini dilakukan secara menyeluruh.
"Kami mempersiapkan posko secara khusus. Ada tiga lokasi posko di seluruh Indonesia," ujar Didiet.
"Pertama tentu di kantor pusat, lalu di pusat operasional, dan yang ketiga di masing-masing bandara. Salah satunya ya di Medan ini," lanjutnya.
Posko di Medan itu dijaga personel yang selalu stand by. Tujuannya jelas: memantau kelancaran navigasi penerbangan selama puncak arus mudik dan balik.
Di sisi lain, koordinasi nasional dipusatkan di Jakarta, tepatnya di Indonesia Navigation Management Center (INMC). Posko nasional inilah yang jadi pusat kendali, terutama untuk menangani dampak operasional yang berskala nasional.
"Beroperasi 24 jam, para general manager mengatur jadwal dan personel. Setiap ada hal yang berdampak nasional ingat, pergerakan pesawat kan dari satu daerah ke daerah lain itu dilaporkan ke pusat kendali di INMC," jelas Didiet, yang saat itu didampingi pimpinan cabang Medan.
"Fungsinya untuk koordinasi lintas nasional. Stakeholder di lapangan juga butuh data dan kolaborasi. Misal ada tambahan penerbangan di luar jadwal, mereka melapor ke posko cabang setempat untuk dikoordinasikan lebih lanjut," sambungnya.
Dalam kunjungannya, Didiet juga mengecek kesiapan peralatan dan menyusun strategi. Semua ini untuk memastikan kelancaran saat puncak arus nanti.
"Kita pantau persiapan peralatan. Biasanya kalau trafik memuncak, risiko gangguan sistem meningkat. Kami juga bersiap terkait gangguan cybersecurity," tegasnya.
Kesiapan itu mencakup sistem navigasi penerbangan, ATM, ATMAS, radar, serta pengamanan siber. Targetnya ambisius: tingkat keandalan sistem harus mencapai 99,98 persen.
Lonjakan Hingga 30 Persen
Memang, peningkatan lalu lintas udara di Medan terasa nyata. Didiet menyebut angkanya naik sekitar 25-30 persen dibanding hari biasa.
"Kondisi normal sekitar 150-an pergerakan. Sekarang jadi 200-an per hari," tuturnya.
Secara nasional, periode Nataru dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 diprediksi akan diisi sekitar 76.000 pergerakan pesawat. Rata-ratanya, hampir 4.672 penerbangan per hari di seluruh Indonesia.
Puncak arus balik sendiri diperkirakan terjadi pada 3-4 Januari 2026. Karena itulah, maskapai diminta patuh pada slot waktu yang sudah diajukan.
"Pengaturan slot di masa peak season ini sangat urgen. Kami punya sistem untuk itu. Setiap extra flight harus diajukan jauh-jauh hari," kata Didiet.
"Kami mohon maskapai taat pada slot yang sudah disetujui. Pergeseran slot bisa menambah beban kerja yang tidak terantisipasi, bahkan memicu penundaan penerbangan jika pesawat menumpuk di satu titik," imbuhnya.
Waspadai Cuaca yang Tak Menentu
Selain kesibukan lalu lintas, ancaman lain yang diwaspadai adalah cuaca ekstrem. AirNav mengaku telah berkolaborasi dengan BMKG untuk mengantisipasi gangguan ini.
"Di beberapa wilayah yang mengalami fenomena cuaca ekstrem, seperti Surabaya kemarin, BMKG melakukan rekayasa cuaca. Mereka menerbangkan pesawat untuk menebar garam, memecah konsentrasi awan agar hujan turun di daerah yang tidak memperparah dampak," papar Didiet.
Pemantauan cuaca juga dilakukan secara real time dari ruang operasi. Informasi terkini seperti arah angin dan kondisi wilayah bisa langsung diberikan kepada pilot jika diminta.
"Di operation room, kami memasang prakiraan cuaca online secara real time. Jadi, air traffic controller kami siap memberikan informasi kepada pilot. Ini membantu pilot mengambil keputusan saat memasuki suatu wilayah," ucapnya menutup penjelasan.
Artikel Terkait
Pria Hindu Perkenalkan Diri sebagai Mohammad Deepak untuk Lindungi Pemilik Toko Muslim dari Intimidasi
Pemerintah Dorong Kuota 2% Disabilitas dan Perkuat Pelatihan Vokasi
Pensiunan ASN di Blora Jadi Tersangka Usai Tendang Kucing Hingga Tewas
Persija Fokus Pulihkan Mental Jelang Laga Berat di Kandang Bali United