Memang, peningkatan lalu lintas udara di Medan terasa nyata. Didiet menyebut angkanya naik sekitar 25-30 persen dibanding hari biasa.
Secara nasional, periode Nataru dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 diprediksi akan diisi sekitar 76.000 pergerakan pesawat. Rata-ratanya, hampir 4.672 penerbangan per hari di seluruh Indonesia.
Puncak arus balik sendiri diperkirakan terjadi pada 3-4 Januari 2026. Karena itulah, maskapai diminta patuh pada slot waktu yang sudah diajukan.
Waspadai Cuaca yang Tak Menentu
Selain kesibukan lalu lintas, ancaman lain yang diwaspadai adalah cuaca ekstrem. AirNav mengaku telah berkolaborasi dengan BMKG untuk mengantisipasi gangguan ini.
Pemantauan cuaca juga dilakukan secara real time dari ruang operasi. Informasi terkini seperti arah angin dan kondisi wilayah bisa langsung diberikan kepada pilot jika diminta.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Investasi Sarang Walet Rugikan Korban Rp 78 Miliar
Mendagri Terbitkan SE, ASN Daerah Boleh WFH Setiap Jumat Mulai 2026
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%