Di sisi lain, prestasi di bidang narkoba juga cukup mentereng. Ribuan kasus berhasil diungkap dengan barang bukti narkotika yang jumlahnya fantastis. Polda Jateng mengklaim upaya mereka ini menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari bahaya narkoba. Pendekatannya pun tak cuma penindakan, tapi lebih ditekankan pada rehabilitasi dan pencegahan sejak dini.
Tapi, tidak semua berita berwarna cerah. Di sektor lalu lintas, misalnya. Jumlah kecelakaan justru naik. Meski begitu, ada secercah harapan: angka korban meninggal dunia berhasil ditekan. Artanto mengaitkan penurunan korban jiwa ini dengan upaya preventif yang digenjot. Edukasi dan sosialisasi gencar dilakukan, begitu pula dengan optimalisasi ETLE.
"Ini sekaligus jadi bukti bahwa kesadaran masyarakat untuk keselamatan berlalu lintas mulai meningkat," imbuhnya.
Laporan ini, pada akhirnya, seperti dua sisi mata uang. Di satu sisi, ada capaian yang patut diapresiasi. Di sisi lain, masih ada pekerjaan rumah yang menanti di tahun-tahun mendatang, terutama soal menekan angka kecelakaan itu sendiri. Tantangannya tetap nyata.
Disarikan dari laporan resmi dan konferensi pers Polda Jawa Tengah, akhir Desember 2025.
Artikel Terkait
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon, DPR Desak Langkah Diplomatik
BMKG Peringatkan Hujan Ringan hingga Petir Melanda Sejumlah Wilayah Hari Ini
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Artileri Israel di Lebanon Selatan
Wakil Ketua Komisi IX DPR Imbau Masyarakat Hindari Konsumsi Daging Anjing Usai Keracunan Massal di Mamuju