Israel kembali membuat geram. Kali ini, aksi brutal terjadi di Tepi Barat, ketika seorang pria Palestina yang sedang menunaikan salat justru dilindas oleh kendaraan militer.
Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Kamis lalu. Menurut sejumlah saksi dan rekaman video yang beredar, seorang tentara cadangan Israel dengan sengaja menabrakkan kendaraannya ke warga tersebut yang sedang khusyuk beribadah.
Militer Israel akhirnya angkat bicara. Dalam pernyataannya, mereka mengakui kejadian itu.
"Rekaman yang diterima menunjukkan seorang individu bersenjata menabrak seorang warga Palestina,"
Begitu bunyi pernyataan resmi mereka. Pihak militer mengungkapkan bahwa pelaku adalah tentara cadangan. Tak main-main, mereka langsung menghentikan kedinasan sang tentara dan menyita senjatanya. Tindakan itu, kata mereka, adalah pelanggaran berat yang jauh melenceng dari wewenang.
Di sisi lain, kabar dari media Israel menyebutkan si pelaku kini dikenai tahanan rumah. Sementara itu, laporan Reuters pada Sabtu mengonfirmasi langkah disipliner yang telah diambil.
Kejadian ini tentu saja menambah panjang daftar kekerasan di wilayah pendudukan. Nuansa narasinya sungguh muram: ibadah yang seharusnya damai, berakhir dengan kekerasan. Ritme ketegangan di tanah itu memang tak pernah benar-benar reda.
Artikel Terkait
Israel Setujui Proposal Kontroversial Klaim Lahan di Tepi Barat, Palestina Kecam sebagai Aneksasi
NU di Akar Rumput: Moderasi sebagai Jargon, Tantangan Nyata di Lapangan
Data Cek Kesehatan Gratis DKI Ungkap 93% Warga Jakarta Kurang Aktivitas Fisik
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.919 Personel Amankan Perayaan Imlek 2026