Kabarnya, seorang remaja anggota perguruan silat meninggal dunia usai dikeroyok di Mranggen, Demak. Peristiwa yang viral itu kini ditangani polisi, yang sudah menahan tiga orang terkait.
Menurut informasi, kejadiannya berlangsung Jumat dini hari, sekitar pukul satu. Korban, Mohammad Bimo Saputra yang baru berusia 17 tahun, sebelumnya menghadiri pertemuan anggota Pagar Nusa di Lapangan Puncanggading pada Kamis malam. Acara itu sendiri berjalan lancar.
Namun begitu, malapetaka datang justru saat perjalanan pulang. Bimo konon tengah mengantar beberapa temannya yang hendak kembali ke Karangawen. Di tengah perjalanan itulah, dia dihadang dan dianiaya sekelompok orang secara brutal.
Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, membeberkan lokasi persisnya. “Pengeroyokan terjadi di Jambatan Layang Ganefo,” jelasnya. Upaya penyelamatan dengan membawa korban ke rumah sakit pun tak berhasil. Nyawa Bimo tak tertolong.
Polisi bergerak cepat. Hanya dalam waktu sehari, tiga orang berhasil diamankan dari latar belakang berbeda.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Sulawesi Utara, Satu Tewas dan Bangunan Runtuh
Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, BMKG Catat 29 Susulan dan Peringatan Tsunami Masih Berlaku
Dewan Keamanan PBB Kecam Israel atas Serangan yang Tewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Gempa M 7,6 Guncang Sulut, Tsunami Terdeteksi hingga 75 cm di Minahasa Utara