Semua arus yang menuju Jakarta, baik dari Jawa Timur, Bandung, maupun Sumatera, akan dikelola ketat. Tujuannya jelas: menjamin keamanan dan keselamatan para pemudik di jalan raya.
"Yang ini nanti akan kita kelola karena pada saat arus balik itu nanti bersama-sama akan menuju ke Jakarta," jelasnya lagi.
Di sisi lain, Agus menyebut pihaknya sudah punya berbagai skenario untuk menghadapi kondisi lapangan. Mulai dari rekayasa lalu lintas seperti contra flow hingga sistem satu arah. Persiapan dianggap sudah matang.
"Syukur-syukur bisa terurai, ada yang tanggal 2, ada yang tanggal 4, sehingga tidak terlalu berat," harapnya. "Tapi kalaupun nanti arus baliknya tanggal 4, saya rasa kita sudah siap semuanya."
Dia juga merinci soal pengaturan di ruas jalan tertentu. "Kalau arus balik kan dari lajur 2 ketemu lajur 4, jadi kan berkurang. Tetapi kan bagaimana yang dari Jawa Barat crossing-nya nanti akan kita lihat di kilometer 66 nanti akan crossing, nanti akan kita kelola."
Jadi, buat Anda yang berencana mudik, bersiaplah menghadapi kemacetan yang mungkin bertahan lebih lama dari biasanya. Polisi pun sudah siaga.
Artikel Terkait
Iran Beri Sinyal Positif untuk Kapal Pertamina Melintasi Selat Hormuz
Menteri PU Pantau Arus Balik, Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Rest Area
Jalur Darurat Pengganti Jembatan Asam 3 di Kupang Akhirnya Dibuka
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, Volume Kendaraan di Empat Gerbang Tol Naik 17%