Di Hari Natal kemarin, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan kedatangan tamu istimewa. Presiden Prabowo Subianto menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi ke kediamannya. Obrolan santai itu berlangsung hampir satu jam, membahas beberapa isu strategis yang sedang hangat.
Luhut menceritakan, Prabowo tampak bersemangat. Pasalnya, ada kabar baik soal negosiasi tarif impor dengan Amerika Serikat yang katanya sudah di ujung tanduk. "Saya lihat Presiden tampak sangat gembira mendengar kabar itu," ujarnya.
Selain itu, Prabowo juga berpesan agar hubungan bilateral dengan berbagai negara mitra terus dijaga dengan baik. Itu pesan penting yang ditekankannya.
Di sisi lain, pembicaraan juga menyentuh soal rencana pemerintah ke depan. Luhut melaporkan kesiapan peluncuran GovTech untuk Bansos Digital yang diagendakan Oktober tahun depan. Rupanya, Presiden berencana hadir langsung dalam acara tersebut.
"Rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo bersama Presiden World Bank," jelas Luhut. Langkah ini disebutnya sebagai terobosan untuk menuju layanan publik yang lebih transparan dan efisien.
Namun, ada satu hal yang menurut Luhut paling menarik dari percakapan mereka. Perhatian Prabowo terhadap pengembangan industri benih. Melalui riset di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura 2 (TSTH2), Prabowo menegaskan bahwa kemandirian di sektor ini adalah kunci utama.
"Beliau sangat menekankan bahwa kemandirian benih adalah kunci masa depan industri pangan kita," tutur Luhut. Poin ini rupanya mendapat atensi yang sangat positif dari sang Presiden.
Semua keterangan itu disampaikan Luhut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Kamis lalu. Kunjungan singkat di hari raya itu ternyata sarat dengan pembahasan kerja nyata untuk masa depan.
Artikel Terkait
Kapolres Bima Kota Nonaktif Ditetapkan Tersangka Kasus Narkoba
Kejaksaan Paris Bentuk Tim Khusus untuk Selidiki Keterkaitan Skandal Epstein di Prancis
Kementan Pacu Hilirisasi Jagung untuk Wujudkan Swasembada Pangan 2026
Jalan Rusak Pasca-Banjir di Jabodetabek Tewaskan Empat Orang, Termasuk Dua Pelajar