Ribuan orang memadati Pos Bloc Jakarta akhir pekan lalu. Suasana riuh, layar besar menyala, dan sorak-sorai penonton menandai puncak acara Jakarta Esport New Height. Tapi, event ini jauh lebih dari sekadar turnamen game biasa. Di sini, industri game lokal mendapat panggung untuk menunjukkan taringnya, sekaligus membuka pintu menuju pasar yang lebih luas.
Tak cuma soal kompetisi, gelaran ini juga jadi etalase. Berbagai studio game dari dalam negeri memamerkan karya terbaru mereka. Pengunjung bisa langsung mencoba, berinteraksi dengan pengembang, dan merasakan sendiri inovasi yang ditawarkan. Menurut sejumlah saksi, antusiasme yang tercipta benar-benar luar biasa. Ini menunjukkan betapa besarnya potensi subsektor game dan esport dalam menarik minat orang banyak, menggerakkan ekonomi lokal, dan tentu saja, memperkuat citra Jakarta sebagai kota kreatif yang modern.
Di sisi lain, upaya ini tak lepas dari dukungan pemerintah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, memang sedang gencar mendorong pariwisata berbasis digital. Jakarta Esport New Height adalah salah satu wujud nyatanya. Mereka berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital serta Dewa United untuk mewujudkannya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, punya pandangan jelas soal ini.
"Jakarta Esport New Height membuktikan bahwa event berbasis game bisa mendongkrak pergerakan wisata," ujarnya.
"Pengunjung betah lebih lama, ekonomi kreatif dapat suntikan nilai tambah. Ini selaras dengan visi kami menjadikan Jakarta sebagai kota tujuan event dan pusat kreativitas digital."
Pernyataan itu disampaikannya melalui keterangan tertulis pada Selasa, 23 Desember 2025.
Artikel Terkait
Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 62B dan 52B untuk Antisipasi Arus Balik
Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Tembus 190 Ribu, Puncak Arus Balik Diprediksi Akhir Pekan
Pasca-Lebaran, Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Dilakukan Secara Online
Menkes Imbau Pemudik Istirahat Tiap 3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan